Kumpulan Kata-kata Sedih Menyentuh Hati yang Menyembuhkan Luka

Kumpulan Kata-kata Sedih Menyentuh Hati yang Menyembuhkan Luka

Butuh sedikit cara dan usaha sehingga hati dapat berdamai bersama dengan keadaan. Mengungkapkan kepedihan di hati dapat disalurkan bersama dengan mengerti kata-kata sedih sehingga sedikit lega.

Kata-kata sedih menyentuh hati ini tak cuma mengungkap tentang pertengkaran, tersedia termasuk beberapa solusi bagaimana menyelesaikan kasus gara-gara tiap-tiap kasus pasti tersedia jalan nampak untuk penyelesaian kata-kata sedih .

Selain untuk diri sendiri, kamu termasuk dapat membagikan kata-kata sedih menyentuh hati ini kepada teman atau keluarga terdekat. Berbagi solusi didalam tiap-tiap kasus bakal makin lama mempererat tali persaudaaan.

Berikut kesimpulan kata-kata sedih menyentuh hati, dikutip berasal dari Liputan6, liat ulasan selengkapnya di bawah ini.

Kata-kata Sedih Menyentuh Hati

1. “Kamu adalah alasan mengapa saya dapat tersenyum dan kadang-kadang kamu termasuk adalah menjadi alasan mengapa saya dapat menangis kala ini.”

2. “Lihat saya di sini, kau bikin saya menangis. Ku ingin menyerah, tetapi tidak menyerah juga. Mencoba melupakan, tetapi saya bertahan. Kau pemilik hatiku.”

3. “Maaf gara-gara saya senantiasa membuatmu marah dan menangis, kecewa, dan lainnya. Andaikan saya dapat melihat senyummu.”

4. “Bila saya tak berujung denganmu… Biarkan kisah ini kukenang selamanya… Tuhan tolong membuang rasa cintaku jikalau tak kau izinkan saya bersamanya.”

5. “Kenapa kamu mesti nampak di kala saya merasa melupakanmu berasal dari hatiku, saya pernah nyesel kenal serupa kamu.”

6. “Aku kehilangan kamu di kala saya benar- benar mencintaimu dan ini merasa sangat menyakitkan hatiku.”

7. “Maaf saya menyukaimu, saya mengerti rasa ini tak pantas kuberikan padamu, tetapi jujur saya sayang kamu meskipun kau tak mengerti itu.”

8. “Sehancur apa pun hatiku kala ini, tak pernah sedikit pun terlintas didalam benakku untuk pergi berasal dari sisimu.”

Kata-kata Sedih Menyentuh Hati
9. “Senyumanmu masih membekas didalam ingatan yang terkupas, saya ingin melihat kembali, meski cuma di didalam mimpi.”

10. “Semoga kisah cinta kita tidak berakhir bersama dengan duka atas segala diskusi lara yang pernah kita buka. Aku mengerti bahwa cinta dan kasih sayang itu nyata tersedia di didalam dada.”

11. “Apakah cuma saya yang merasa bahwa kau tak pernah rela mengertiku? Memahami bagaimana posisi dan perasaanku? Apakah kau termasuk pernah merasa sepertiku?”

12. “Kuharap kau bakal mengerti jauh sebelum saya merasa begitu lelah menghadapi. Kuharap kau bakal segera singgah menghampiri sebelum saya sangat beranjak untuk mengakhiri. Ada banyak anggota yang ingin kulalui cuma bersamamu.”

13. “Perlu kau tahu, saya bukanlah wanita kuat seperti didalam drama romansa yang pernah kita melihat bersama. Aku adalah seorang wanita yang sangat rapuh, apalagi lebih rapuh berasal dari diriku yang paling rapuh.”

14. “Menepis rindu bukan lagi keahlianku, pasti saja gara-gara saya merasa udah memilikimu. Aku merasa berani mengumpulkan kaleng-kaleng rindu, yang kuharap dapat kupecah bersamamu.”

15. “Maafkan saya gara-gara saya udah membuatmu sakit hati. Maafkan saya gara-gara saya meninggalkanmu. Aku tahu, saya orang yang sangat sangat bodoh gara-gara ternyata engkau begitu berarti bikin diriku.”

16. Aku sadar, saya udah membuatmu lelah di sampingku, saya pun mengerti betapa sedihnya hatimu. Maafkan aku, saya tidak pernah menghormati tiap-tiap kala yang udah kamu berikan kepadaku.”

Kata-kata Sedih Menyentuh Hati
17. “Mungkin saat ini kamu tak lagi menyayangiku, Mungkin saat ini hatimu udah tak lagi untukku. Maafkan aku. Maafkan kebodohanku yang tak pernah terpikir olehku bahwa kamulah yang saya perlukan untuk senantiasa di sampingku.”

18. “Setiap malam, jangkrik sungkan sekali untuk diam. Bukan merasa tidak nyaman atau ingin sekali dia bungkam. Hanya saja, saya sedang merasa tidak tenteram. Setiap kali teringat seseorang yang pernah kau bersamai, saya merasa patah berkali-kali.”

19. “Bukan, bukan itu yang membuatku merasa begitu patahnya. Aku cuma menyesali diriku, mengapa tidak dipertemukan lebih awal seperti yang pernah kau katakan padaku kala itu.”

20. “Aku udah lelah diterpa angin kencang sendirian. Walau belum hingga pada akhir kau singgah bersama dengan keluargamu, saya cuma ingin digenggam hingga kala itu kau hadirkan untukku.”

21. “Harta yang paling berharga kala ini bukan cuma diriku, tetapi kau yang senantiasa ada didalam tiap-tiap mimpiku. Tidakkah kau mengerti bahwa tiap-tiap kali kau katakan mencintaiku, rinduku makin lama menggebu. Tiga hari tidak bertemu, itu seperti neraka bagiku.”

22. “Yang kita butuhkan cuma sebuah penyelesaian. Bagaimana cara berdamai bersama dengan keadaan. Berawal berasal dari bagaimana cara kau menemukan, ingin membersamai, hingga kau dapat mendapatkan, kemudian ingin hidup berdampingan dan saling membutuhkan.”

23. “Tidakkah saling menghakimi justru membawa dampak semua kasus menjadi bahan bakar perusak fondasi era depan? Tidak bisakah penyelesaian ini diakhiri lebih cepat berasal dari biasanya? Aku cuma ingin hidup bersama, tidak ingin bertengkar lebih lama.”

24. “Aku tidak pernah tidak menyukainya. Aku tidak pernah tidak merindukannya. Aku tidak pernah tidak membayangkan tentangnya. Aku tidak pernah tidak teluka karenanya, meskipun begitu debaran jantungku masih sama.”

25. “Seberapa banyak kala yang mesti kuluangkan sehingga saya dapat mengerti kerelaan seperti yang kau inginkan? Aku berdebar lebih awal daripada dia, sanggupkah kau mendengarnya? Aku cuma tidak dapat menguasainya, kala debaran itu masih saja menempel di sana.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.